Sebagai kawula muda, kita tentu ingin mendapatkan banyak hal sekaligus. Ingin yang praktis, instan, tapi tentunya yang sempurna. Terkadang, kita juga mudah bosan dengan sesuatu.
Tapi jangan khawatir, minuman bubuk mampu mengatasi itu semua. Instan, praktis, sempurna, juga memiliki banyak varian.
Minuman bubuk adalah ekstrak dari suatu bahan baku minuman yang sering kita konsumsi sehari-hari. Seperti kopi, buah-buahan, cokelat, susu, dan lain sebagainya.
Dengan dijadikan bubuk, membuatnya menjadi awet untuk disimpan beberapa lama. Selain itu bentuknya yang ringkas tidak menyita banyak tempat, sehingga cocok sekali untuk di-stok untuk beberapa waktu.
Macam-macam
Cappucino merupakan jenis kopi yang berasal dari Italia dan lebih sering dikonsumsi masyarakat. Rasanya yang manis membuat jenis kopi ini bisa diterima oleh lidah semua orang. Campurannya adalah espresso, susu dan foam dengan takaran 1/3 masing-masing bahan.
mocchacino adalah cappucino yang ditambahkan dengan cokelat. Bagi kamu pecinta kopi sekaligus coklat, moccahino tampaknya menjadi sajian kopi yang cocok. Komposisi secara umum sama dengan cappucino dan latte, hanya saja ditambahkan dengan cokelat. Perlu diperhatikan, kopi ini akan mengandung banyak kalori karena kandungannya yang sangat manis.
Minuman yang berasal dari biji kakao atau yang dinamakan coklat ini sudah diproses sedemikian rupa sehingga rasa coklat yang sebenarnya pahit menjadi minuman coklat yang membuat siapa saja menjadi ketagihan akan rasanya.
Red velvet dipercaya sudah ada sejak tahun 1800-an. Sesuai namanya, rasa dengan warna khas merah mahoni ini diciptakan dari berbagai bahan. Bahan-bahan tersebut antara lain ialah buttermilk, kakao, kopi, cuka, dan pewarna makanan merah. Red Velvet memang serupa dengan cokelat, tetapi keduanya memiliki tekstur yang berbeda. Red Velvet tidak menggunakan bubuk kakao sebanyak cokelat, sehingga teksturnya lebih lembut dan tidak sepekat cokelat. By the way, Red Velvet cocok dipadukan dengan rasa cream cheese yang gurih.
Matcha dan teh hijau berasal dari tanaman yang sama, yaitu Camellia sinensis asal Tiongkok. Namun bedanya, matcha terbuat dari daun teh hijau kering yang sudah ditumbuk halus sebelum disajikan sebagai teh hangat. Karena semua bagian teh hijau ditumbuk menjadi satu, maka matcha memberikan manfaat yang lebih banyak daripada teh hijau.
Sebenarnya masih banyak lagi varian yang diproduksi baik oleh pabrik maupun rumahan. Tentunya semua masih tergantung selera masing-masing individu tentang mana yang terbaik.
Kita juga bebas mencicipi setiap varian tersebut. Selain itu, masih cukup terjangkau bagi kita para pelajar. Apalagi jika membuatnya sendiri.
l